Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Mitos Kedutan di Kelopak Mata Kiri Atas Dikaitkan Pertanda Baik, Dokter Justru Ungkap Bahayanya Bagi Kesehatan

 


Mitos Kedutandi kelopak mata kiri atas sering dikaitkan dengan pertanda baik.

Bagi masyarakat Tanah Air, mitos masih dipercaya oleh beberapa orang.

Ya, banyak masyarakat yang percaya jika mengalami kedutan di kelopak mata kiri akan mendapat sesuatu yang baik.

Mulai dari mendapat jodoh hingga bertemu dengan keluarga sering dikaitkan dengan mitos kedutan di kelopak mata kiri atas ini.

Namun, dalam kesehatan, kedutan atau yang disebut myokymia adalah kejang otot-otot mata yang berulang dan tidak disengaja.

Kedutan biasanya terjadi pada kelopak bagian atas, tetapi tidak menutup kemungkinan dapat terjadi pada bagian bawah.

Terjadinya kedutan tidak dapat diprediksi dan mungkin akan muncul dan hilang selama beberapa hari.

Di beberapa kasus yang langka, kedutan pada kelopak mata mungkin juga merupakan tanda awal dari gangguan gerakan kronis, terutama ketika dibarengi dengan kedutan wajah atau gerakan yang tidak terkontrol.

Dilansir dari Healthline, kedutan pada kelopak mata bisa jadi berbahaya.

Pasalnya, kedutan yang mungkin terjadi tanpa adanya penyebab tidak dapat diidentifikasi.

Terlebih, kedutan kelopak mata dapat disebabkan dan diperburuk oleh hal-hal berikut:
  • Iritasi mata
  • Tegangan kelopak mata
  • Kelelahan
  • Kurang tidur
  • Latihan fisik
  • Efek samping obat
  • Stress
  • Konsumsi alkohol, tembakau, atau kafein
Jika kejang menjadi kronis, mungkin seseorang mengalami benign essential blepharospasm, yaitu kedipan mata tidak terkontrol dan kronis.

Penyebab jelas dari kondisi tersebut belum diketahui pasti, tetapi berikut adalah hal-hal yang dapat memperburuk kondisi tersebut:
  • Blepharitis, atau inflamasi kelopak mata
  • Konjungtivitis atau mata merah
  • Mata kering
  • Iritan lingkungan seperti angin, cahaya terang, matahari, atau polusi udara
  • Kelelahan
  • Sensitivitas cahaya
  • Stress
  • Terlalu banyak alkohol atau kafein
  • Merokok
Kondisi ini lebih banyak dialami oleh perempuan daripada laki-laki. Kondisi dapat semakin parah dan menyebabkan hal-hal berikut:
  • Pandangan kabur
  • Peningkatan sensitivitas terhadap cahaya
  • Kejang wajah
Gejala gangguan saraf atau otak yang berawal dari kedutan sangatlah jarang.

Ketika kedutan adalah pertanda dari kondisi yang lebih serius, biasanya gejala kedutan dibarengi dengan gejala lain.

Gangguan otak dan saraf yang dapat menyebabkan kedutan kelopak mata antara lain:
  • Bell's palsy (facial palsy), merupakan kondisi yang dapat menyebabkan satu sisi dari wajah untuk turun ke bawah
  • Dystonia, yang menyebabkan kejang otot tidak terduga dan berdampak pada bagian tubuh untuk memutar
  • Cervical dystonia, yang menyebabkan kejang leher dan kepala berputar ke posisi yang tidak nyaman
  • Sklerosis ganda, yaitu penyakit pada sistem saraf yang menyebabkan masalah-masalah kognitif dan pergerakan
  • Sindrom tourette, yang dicirikan oleh pergerakan tidak diinginkan hingga kejang otot.
Namun, tak perlu khawatir jika mengalami gejala kedutan di kelopak mata.

Berikut beberapa cara untuk meredakan kedutan mata yang dapat dilakukan, yakni:
  • Meminum kafein lebih sedikit
  • Tidur cukup
  • Menjaga kelumasan mata dengan air mata tiruan atau tetes mata
  • Mengompres mata agar tetap hangat ketika mulai dirasakan kedutan atau kejang-kejang pada kelopak mata
Nah, selamat mencoba mengatasi kedutan di kelopak mata dan semoga berhasil!