Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Uang Seserahan Rp 86 Juta Diminta Calon Suami, Kisah Wanita Ini Bikin Pilu

 Menikah tentunya menjadi impian setiap pasangan. Melanjutkan hubungan ke jenjang pernikahan memang diperlukan komitmen antara kedua pasangan. Maka tak heran jika sebelum menikah, banyak persiapa yang harus dilakukan.


Salah satunya adalah bersama-sama untuk mengadakan acara pernikahan. Setiap pasangan memiliki acara pernikahan impiannya masing-masing. Ada yang digelar mewah, ada pula yang memilih dengan sederhana namun harmonis. Namun sayangnya, harapan itu tak sesuai dengan kenyataan yang dirasakan oleh wanita satu ini.

Baru-baru ini, viral di Facebook dan Twitter dimana berisi curahan hati seorang wanita terkait pernikahannya yaka anak digelar dalam hitungan hari. Dalam curhatannya, wanita ini megaku terkeju lantaran sang calon suami mendadak meminta uang seserahan senilai Rp 86,6 juta kepadanya.

Curahan hati wanita itu pun banyak menarik reaksi komentar netizen. Sebagian besar netizen berkomentar seharusnya biaya pernikahan direalisasikan bersama.

Calon Minta Balik Sebagian Uang Seserahan
Dilansir dari MStar oleh Liputan6.com, Jumat (7/8/2020) wanita asal Malaysia yang tak ingin disebutkan namanya itu menuliskan jika uang seserahan sebesar 25.000 ringgit atau setara dengan Rp 86,6 juta seharusnya digunakan untuk pesta pernikahan di pihak keluarganya.

Namun ia terkejut setelah calon suaminya meminta uang seserahan itu dibagi dua. Separuh untuk pesta di keluarga mempelai wanita, sisanya untuk keluarga pengantin pria.

"Bulan depan saya nikah dengan seserahan sebesar 25.000 ringgit. Tapi calon suami ingin pesta diadakan di dua tempat. Tempat saya dan pihak lelaki. Saya bilang, kalau mau wedding dua tempat, kita harus tambah uangnya. Sebab 25.000 ringgit itu untuk wedding di tempat saya saja," kata wanita itu Twitter pada Rabu (5/8/2020).

Uang Seserahan Hasil Utang
Awalnya, pasangan ini telah sepakat bahwa uang seserahan itu akan menjadi hak pengantin wanita. Bahkan keputusan itu sudah disetujui oleh kedua belah pihak.

Namun tiba-tiba pihak pengantin pria ingin membuat pesta juga. Mereka justru minta sebagian uang seserahan itu sebagai biayanya. Dalam postingan yang sama, si wanita juga mengungkapkan bahwa calon suaminya sebenarnya berutang untuk mendapatkan uang seserahan tersebut.

"Calon saya bilang dia dapat pinjaman 25.000 ringgit saja sebab utang sudah banyak... rumah, mobil. Sekarang ia terima gaji 1.000 ringgit saja sebulan sebab dipotong pinjaman," ungkap wanita itu.

Minta Pernikahan Ditunda Setahun
Akibat masalah tersebut, wanita itu kemudian minta pernikahannya ditunda selama setahun. Alasannya tak lain lantaran tak ingin menyusahan sang calon suami serta mereka dapat mencari tabungan uang lagi.

"Jadi saya katakan padanya, kita menunda pernikahan selama satu tahun lagi supaya dia bisa mengumpulkan 10.000 ringgit lagi untuk pernikahan di tempatnya," katanya.

Namun rupanya calon suami masih bersikeras ingin pernikahan itu dilaksanakan tahun ini juga meskipun mereka menghadapi kesulitan keuangan.

"Perlukah saya batalkan semua ini? Saya sedih diperlakukan seperti ini. Saya juga punya harga diri," pungkas wanita itu.

Sumber : Liputan6