Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

15 Jenis Jamur Yang Bisa Dimakan. Aman, Lezat & Bergizi!

Sudah tahu belum apa saja jenis jamur yang bisa dimakan? Selain aman dikonsumsi, beberapa jamur ini memiliki cita rasa yang lezat dan kaya nutrisi, lo! Mau tahu apa saja? Cek di sini!

Jamur merupakan tumbuhan yang tidak memiliki klorofil dan bersifat heterotroph.

Tubuhnya terdiri dari benang-benang yang disebut hifa.

Hifa dapat membentuk anyaman bercabang yang disebut miselium.

Jamur sendiri memiliki beragam jenis, ada yang aman untuk dikonsumsi dan berprotein tinggi.

Namun, ada juga beberapa jamur yang harus dihindari karena mengandung racun.

Lantas, apa saja jenis jamur yang dapat dikonsumsi?

Untuk mengatasi kebingungan kamu, simak ulasannya berikut ya!

15 Jamur yang Bisa Dimakan

1. Jamur Kuping

Jamur kuping merupakan jenis jamur berbentuk tipis dan kenyal, warnanya cokelat dan teksturnya basah.

Rasanya lembut dan gurih, cocok diolah bersama sayur sop atau sayuran berkuah lainnya.

Jamur kuping mempunyai banyak manfaat bagi kesehatan.

Di antaranya dapat mengatasi panas dalam, menurunkan tekanan darah tinggi, dan penyumbatan pembuluh darah.

2. Jamur Tiram

Jamur tiram memiliki bentuk lebar, berwarna putih, bergerombol seperti payung, dan menyerupai cangkang tiram.

Selain dimasak sebagai sayur, jamur tiram juga kerap digoreng dengan tepung menjadi jamur krispi yang renyah dan gurih.

3. Jamur Merang

Jamur merang memiliki bentuk bulat telur, cita raasanya enak dan gurih.

Jamur ini dapat diolah menjadi beragam masakan, seperti orak arik atau tumisan.

Kandungan proteinnya cukup tinggi sekitar 3,2 gram protein per 100 gram jamur.

4. Jamur Kancing

Jamur kancing memilki bentuk bulat berwarna putih.

Cocok diolah dengan berbagai jenis pasta atau masakan western lainnya.

Jamur kancing memiliki manfaat untuk kesehatan, seperti menurunkan kolesterol, menangkal radikal bebas, dan menambah sel darah merah.

5. Jamur Truffle

Truffle merupakan jamur termahal di dunia, karena jenis ini terbilang langka.

Sangat jarang yang mengolah jamur ini.

Kita mungkin hanya dapat menemukannya di beberapa restoran hotel ternama saja di dunia.

6. Jamur Porcino

Porcino adalah jamur yang memiliki warna putih kecokelatan.

Batangnya lembut dan tebal mirip dengan tampilan anak babi.

Porcino dapat meregenerasi tubuh dengan antioksidannya yang tinggi dan menangkal penyakit saat bertambah usia.

7. Enoki

Enoki merupakan jenis jamur yang memiliki aroma buah-buahan.

Bentuknya memanjang, batangnya putih dan bisa juga dimakan mentah.

Enoki dapat dimasak dalam sup atau dibuat krispi seperti jamur tiram.

8. Shimeji

Shimeji adalah jenis jamur yang memiliki bobot ringan dengan bentuk topi pada bagian atasnya yang berwarna cokelat muda.

Shimeji juga memiliki manfaat yang baik untuk kesehatan.

Jamur ini dapat mengatasi nyeri ulu hati, membantu massa otot dan mengobati meriang serta masuk angin.

9. Shiitake

Shiitake adalah jamur yang memiliki warna beige atau cokelat gelap.

Jenis jamur ini banyak digunakan dalam masakan Jepang seperti udon seafood.

Shiitake dapat melancarkan sirkulasi darah, meningkatkan kekuatan tubuh, memelihara kesehatan jantung, dan mengontrol kolesterol.

10. Matsutake

Matsutake termasuk jamur yang mahal karena hanya dapat dipanen pada musim gugur.

Matsutake dapat dimasak dengan dipanggang lalu diolah sesuai keinginan.

Aroma wangi yang keluar dari matsutake sangat menggugah selera makan!

11. Maitake

Maitake banyak diolah di Jepang, disantap dengan nasi panas, sushi, dan kecap asin.

Meski bukan termasuk tanaman herbal, maitake memiliki kemampuan melawan kanker, menurunkan tekanan darah, dan mengendalikan kolesterol dan penyakit jantung.

Oleh sebab itu, maitake dijual dengan harga yang tinggi.

12. Portobello

Portobello memiliki warna cokelat dengan lingkar kelopak yang cukup besar.

Sebelum dikonsumsi sebaiknya portobello dicuci dengan bersih karena memiliki bau yang tajam.

Portobello mengandung vitamin B kompleks yang dapat meregenerasi sel-sel yang rusak dalam tubuh.

13. Morel

Morel merupakan jamur termahal kedua setelah truffle.

Mempunyai bentuk yang sangat unik dengan kelopak bolong-bolong kecil.

Morel mengandung antioksidan yang tinggi yang baik bagi tubuh.

14. Lion’s Mane atau Pompom

Lion’s mane atau disebut juga pompom memiliki bentuk seperti gumpalan berambut dengan warna putih krem.

Jamur ini juga banyak digunakan dalam pengobatan tradisional Tiongkok.

Pasalnya, jamur ini dipercaya dapat menurunkan kolesterol, meningkatkan kekebalan tubuh dan mengobati diabetes.

15. Tudung Pengantin

Seperti namanya, jamur ini memiliki jaring layaknya tudung pengantin wanita.

Tudung pengantin kerap digunakan untuk masakan China dan dapat ditemukan di hutan Asia Selatan hingga Amerika.