Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Wafat di Bulan Suci Ramadhan Akan Masuk Surga Tanpa Hisab?

Saat ada orang mati di bulan Ramadhan, banyak orang yang mengatakan ia mati dalam keadaan husnul khatimah dan akan masuk surga.

Benarkah pernyataan itu bagi orang yang mati di bulan Ramadhan?

Ustadz Ahmad Anshori, Alumni Universitas Islam Madinah mengatakan, wafatnya orang shaleh di bulan puasa, merupakan kabar gembira bagi keluarganya

Nabi Shallallahu alaihi wa sallam menerangkan tentang Husnul Khotimah.

إذا أراد الله بعبد خيرا استعمله قيل : ما يستعمله ؟ قال : يوفّقه لعملٍ صالحٍ قبل موته

“Apabila Allah menginginkan kebaikan kepada seorang hamba, Allah akan mempekerjakannya.

Apa yang dimaksud Allah mempekerjakannya ya Rasulullah?tanya para sahabat. Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam menjawab, “Dia dimudahkan untuk beramal shalih sebelum meninggalnya.” (HR. Ahmad).

Amal shaleh seperti, puasa, sedekah, sholat, kesabaran, tawakal, keikhlasan, keridhoan akan berlipat ganda ketika dikerjakan pada bulan suci ramadhan.

Sehingga orang yang wafat di bulan suci Ramadhan pertanda Husnul Khotimah dan semoga selamta dari siksa kubur dan masuk surga.

Benarkah Langsung Masuk Surga Tanpa Hisab?

Dari Hudzaifah Radhiyallahu ‘anhu, Rasulullahi Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjelaskan tentang orang yang meninggal dalam kondisi beramal,

“Siapa yang menyatakan Laa ilaaha illallah ikhlas mengharap wajah Allah, dan dia akhiri hidupnya dengan ikrar ini, maka dia masuk surga.

Siapa yang berpuasa dengan ikhlas mengharap wajah Allah, dan dia akhiri hidupnya dengan puasa ini,

maka dia masuk surga.Siapa yang sedekah dengan ikhlas mengharap wajah Allah, dan dia akhiri hidupnya dengan sedekah ini, maka dia masuk surga.” (HR. Ahmad)

Rasulullah-shallallahu ‘alaihi wa sallam– bersabda :

إِذَا جَاءَ رَمَضَانُ فُتِحَتْ أَبْوَابُ الْجَنَّةِ وَغُلِّقَتْ أَبْوَابُ النَّارِ

“Jika bulan Ramadhan tiba, dibukalah pintu-pintu surga dan ditutup pintu-pintu Neraka.”

Dalam kitab ‘Fatawaa ash-Shiyam’ Muhammad bin Shaleh al-Utsaimin mengatakan  bahwa penjelasan hadis di atas sebagai penyemangat kepada orang yang beramal baik.

Dan kabar ditutupnya pintu-pintu Neraka supaya orang meninggalkan perbuatan maksiat dan mereka tidak masuk pada  pintu itu.

Bukan berarti orang yang wafat  di bulan Ramadhan langsung masuk Surga tanpa hisab.

Sebab oarang  yang masuk Surga tanpa hisab merekalah dijelaskan Rasulullah-shallallahu ‘alaihi wa sallam– dalam sabdanya,

هُمُ الَّذِيْنَ لَا يَسْتَرْقُوْنَ وَلَا يَكْتَوُوْنَ وَلَا يَتَطَيَّرُوْنَ وَعَلَى رَبِّهِمْ يَتَوَكَّلُوْنَ

Mereka adalah orang yang tidak minta dirukyah, tidak berobat dengan kay,tidak bertathayyur,

dan mereka bertawakkal kepada Rabb mereka.Disamping mereka juga melaksanakan kewajiban mereka berupa amal shaleh. (al Utsaimin, Fatawaa ash-Shiyam)