Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Penuh Tangis, Momen Anak Saksikan Detik-Detik Ibu Meninggal Lewat Video Call

 

Sebuah video baru-baru ini menuai sorotan publik usai memperlihatkan sekelompok anak menyaksikan detik-detik meninggalnya sang ibu. Mereka tampak histeris melihat sang ibu yang sudah di penghujung hidupnya. Peristiwa tersebut terjadi di Malaysia, dibagikan salah satu menantu bernama Aman Shah lewat akun Aman Shah II di Facebook pada Senin (24/5/2021). Dalam video berdurasi 1 menit 37 detik tersebut, tampak para anak melakukan video call untuk melihat momen terakhir sang ibu.

“Bu, buka matamu, bangun, ucapkan halo,” ujar seorang perempuan, diyakini merupakan salah satu anak ibu-ibu tersebut. Mengutip Harian Metro, peraturan rumah sakit melarang keluarga untuk menjenguk pasien sakit. Karena itu, pihak rumah sakit hanya bisa membuatkan panggilan video agar anak-anaknya bisa mengucapkan selamat tinggal di detik-detik sang ibu meninggal dunia. Pemandangan memilukan pun terlihat ketika anak-anak, sambil menangis terisak, menuntun syahadat kepada ibu mereka yang terbaring di ranjang rumah sakit. Kondisi sang ibu sudah tak lagi bisa membuka matanya.

“Hari ini, 24 Mei pukul 4.45 pagi, ibu mertua tercinta meninggal. Dia meninggal di Rumah Sakit Shah Alam. Dia meninggal karena Covid-19. Tiga minggu di ICU karena sesak napas dan membutuhkan bantuan oksigen," cerita Aman Shah. Diceritakan kronologi mengenai bagaimana ibu mertuanya terkena Covid-19, Aman menyebut infeksi berasal dari kakak iparnya yang tertular teman kantor. Ketika itu, sang kakak ipar bertemu ibu mertua dan mencium tangannya dan mengobrol dekat.

“Ketika kakak ipar saya menjalani tes usap, dia dinyatakan positif Covid-19. Membawa ibu mertua saya untuk tes dan dinyatakan positif, hanya bisa berjuang selama tiga minggu sebelum meninggal dunia. Jadi, hati-hati teman," ujarnya.

Sementara itu, mengenai panggilan video, ia menjelaskan bahwa itu merupakan inisiatif dokter. Ketika kadar oksigen pasien terlalu rendah, pihak rumah sakit melakukan cara tersebut agar keluarga yang tak diperbolehkan berkunjung bisa melepas kepergian.

Kini unggahan tersebut pun viral, ditonton ratusan ribu kali dan disukai oleh belasan ribu orang. Beragam komentar diberikan warganet, kebanyakan yang merasa ikutan sedih dan bahkan menangis. “Ya Allah, mengalir air mata aku,” ujar akun Nurul Jannah.

“Semoga rohnya dicucuri rahmat dan termasuk dalam golongan orang-orang beriman dan dimasukkan dalam surga. Amin,” kata akun Maria Mamamia. “Jadi pelajaran buat kita, khususnya dalam situasi Covid-19, orang tua antibody-nya gak kuat,” sebut akun Emma Rol Putra Alif Afiq Apik. (bob)