Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Sopir Ojol Antar Duit Rp. 100jt, di Akhir Perjalanan Pengemudi Nangis Sampai Sujud

 

Memiliki rejeki berlebih tidak lantas menjadikan kita sombong dan lupa kepada sesama. Sudah sepantasnya kita sebagai manusia harus saling tolong-menolong.

Sebab, berbagi rejeki dengan orang lain adalah sesuatu hal yang membahagiakan. Seperti yang telah dilakukan seorang pria kepada pengemudi ojek online (ojol) yang dilansir dari akun YouTube hasanjr11 berikut ini.

Antar Uang


Berbagi kebahagiaan dengan orang lain dilakukan oleh seorang YouTuber dengan memberikan social experiment kepada seorang ojek online. Nampak seorang ojek online yang diketahui bernama Dido sedang berada di masjid untuk istirahat sejenak setelah menunaikan ibadah sholat.

Pada awalnya, pengemudi ojek online ini diberikan mandat dari seseorang di depan masjid. Seseorang tersebut mengaku akan segera bergegas ke bandara sehingga tidak sempat untuk memberikan barang tersebut kepada anaknya di rumah yang tidak jauh dari lokasi.

“Nggak berat kan, mas?”, tanya sang pengemudi ojek online.

“Nggak mas. Isinya ini sih.”, jawab sang pemberi mandat.

Setelah dibuka oleh sang pemilik, ternyata barang tersebut berisi uang sejumlah 100 juta rupiah.

Sempat Kehilangan Jejak


Setelah mendapatkan pesanan, sang pengemudi ojek online pun segera berangkat ke lokasi yang telah disebutkan oleh seorang lelaki tersebut. Bergegas pula seorang YouTuber tersebut mengikuti jejak sang ojol dengan menggunakan mobilnya.

“Duh, dimana tadi masnya cepet banget ilangnya. Misal dibawa lari, itu Rp100 juta Ya Allah”, ungkapnya.

Kaget dan Bingung


Setelah sampai pada alamat yang dimaksudkan, sang ojek online pun kemudian sempat kaget dan kebingungan mengetahui bahwa dirinya tengah diikuti oleh sang pemberi mandat.

“Gini mas, ini tadi saya pura-pura. Saya nggak beneran berangkat ke bandara.”, jelas Hasan, sang pemesan ojol.
“Tak pikir beneran. Ini coba dicek dulu mas.”, ungkap sang ojol.

Jujur Adalah Ajaran dari Ibu


Tak selang beberapa waktu setelah memeriksa barang titipannya, ia pun penasaran mengapa sang pengemudi ojol masih berbuat jujur.

“Kenapa mas jujur?”, tanyanya.

Dengan wajah yang kebingungan, sang ojol pun menjawab bahwa ia harus jujur lantaran ajaran dari sang ibu untuk tidak berkata bohong.

“Ya ini dari ibu. Saya ditanamkan untuk jujur. Kalo nggak jujur, nanti balik juga ke kita.”, jawabnya.

DIberi Hadiah Motor

Hasan pun kemudian mengatakan akan memberikannya sebuah hadiah yang bernilai bagi dirinya.

“Alhamdulillah mas jujur. Mas juga sholat dulu tadi sebelum berangkat. Ini saya ada hadiah. Ya anggap saja rejeki dari Allah.”

Setengah tidak percaya, sang pengemudi ojol terus menanyakan mengenai keseriusan Hasan untuk memberikannya hadiah berupa satu buah sepeda motor tersebut. Sembari bercucuran air mata, ia pun kemudian sujud syukur di dekat hadiahnya.

Berbagi Kebahagiaan dengan Anak dan Istri


“Sebenarnya ya pengen juga yang baru. Tapi belum ada rejeki. Semoga masnya selalu diberi rejeki dan kesehatan. Makasih banyak mas.”, ungkap sang pengemudi online dengan tersendu-sendu sambil memeluk Hasan.

Sang ojol lantas segera bergegas pulang ke rumah dan mencoba sepeda motor barunya bersama istri dan kedua anak kembarnya.