Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Ibu Di Blitar Tew4s Babak Belur Di Kasur, Sang Anak Tidur Nyenyak Di TKP

EN (57) seorang penjual  jamu keliling atau bakul ditemukan tewas dengan kondisi yang mengenaskan. Pada Rabu (6/10/2021) EN ditemukan dengan berbagai luka hantaman benda tumpul di sekujur tubuhnya dalam keadaan terlentang di kasur kamarnya di Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar, Jawa Timur.

Namun, dalam kasus ini terdapat beberapa kejanggalan. Hal aneh pertama yakni pengakuan dari anak korban yang juga berada di tempat kejadian perkara (TKP). R sang anak sulung engatakan bahwa saat kejadian dirinya sedang tidur. Kemudian, korban ditemukan oleh adiknya , B.

R yang saat itu sedang tidur, tiba-tiba saja terbangun karena mendengar B histeris karena menemukan jasad sang ibu dalam kondisi tragis. Kasur tempat EN ditemukan menjadi basah karena terkena darah.

“Bersamaan itu, tetangganya juga mendengar jeritan (B) sehingga berdatangan,” ungkap Kapolsek Garum, Iptu Burhanudin, Kamis (7/10/2021).

“Dari bekas lukanya, sepertinya bekas dipukul benda tumpul hingga korban berakhir dengan seperti itu (tewas),” kata Iptu Burhanudin.

Keanehan kedua yakni posisi suami korban yakni BA (62). Diduga BA menghabisi nyawa istrinya sendiri karena keduanya sering cekcok. Anak bungsu dari pasangan suami istri itu mengatakan bahwa ia sempat melihat sang ayah duduk di dekat rumah sebelum menemukan jasad sang ibu pada Rabu (6/10/2021).

Saat ia histeris karena melihat ibunya, BA tiba-tiba menghilang dan tidak ditemukan. Pada keesokan harinya, Kamis (7/10/2021) BA ditemukan dalam kondisi luka parah karena terjatuh dari plengsengan Sungai Gelondong, sekitar 500 meter dari rumahnya.

“Korban (Basuki) selamat namun kondisinya pingsan saat ditemukan. Sebab, di tubuhnya terdapat banyak luka. Luka itu karena diduga terkena benturan plengsengan batu di sungai itu,” kata Iptu Burhanudin.

 Saat petugas melakukan olah TKP, dilokasi kejadian ditemukan palu dan linggis yang memiliki noda darah. Namun, belum bisa dipastikan apakah kedua barang itu digunakan oleh pelaku ntuk menghabisi nyawa EN.