Acara Pernikahan Anak Menjadi Duka, 6 Orang Termasuk Ayah Tewas Kecelakaan, Mobil Terjun ke Sungai. Mohon Doanya

Acara Pernikahan Anak Menjadi Duka, 6 Orang Termasuk Ayah Tewas Kecelakaan, Mobil Terjun ke Sungai

Terjadi kecelakaan maut yang menimpa mobil rombongan pengantar pengantin.

Diketahui mobil tersebut kecelakaan hingga terjun ke sungai.

Akibat kecelakaan tersebut 6 orang anggota keluarga termasuk ayah pengantin pria meninggal dunia.

Kisah pernikahan di Sulawesi Selatan (Sulsel) mendadak viral. Kesedihan membaluti pesta.

Orangtua mempelai pria tewas kecelakaan saat mengantar ankanya untuk duduk pengantin di Kabupaten Bone.

Rombongan bertolak dari Kabupaten Jeneponto menuju Bone. Mereka melintas di jalan Poros Sinjai-Bulukumba, Dusun Jatie, Desa Samaturue, kecamatan Tellulimpoe, Kabupaten Sinjai

Jalur tersebut lebih dekat dibanding harus melintas di Kabupaten Maros. Jarak selisih puluhan kilometer.

Pengantin pria bernama Ridwan Syam dan wanita bernama Hj Rina.

Keduanya tetap melangsungkan pesta pernikahan di Bone setelah orangtua Ridwan, meninggal akibat kecelakaan di Sinjai, Sabtu (15/8/2020).

Orangtua Ridwan Syam tewas kecelakaan bersama lima warga Jeneponto saat mengantar anaknya untuk menikah di Bone.

Berikut kronologi lengkap dan fakta pernikahan Ridwan.

Raut sedih terpancar dari wajah Ridwan Syam

Meski tengah duduk pengantin, namun Ridwan tak mampu menyembunyikan kesedihannya.

Nampak kesedihan terpancar dari wajahnya saat duduk bersanding dengan sang istri.

Sorot matanya seperti kosong. Tak ada canda tawa dengan istri yang mendapinginya.

Keluarga Korban, Abdul Jalil mengatakan, para keluarga tak bisa menyembunyikan kesedihannya diacara pesta pernikahan Ridwan Syam.

Walaupun diliputi suasana kesedihan, namun pernikahan tetap berjalan lancar.

"Alhamdulillah sah, walaupun sedang berduka. Semoga ada hikmah dibalik semua ini," ujar Abdul Jalil ke TribunJeneponto via WhatsApp.

Kronologi

Mobil rombongan pengantar pengantin asal Desa Tannamawang, Kecamatan Bontoramba, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, terjun ke jurang, Sabtu (15/8/2020), sekitar pukul 02.00 WITA.

Kejadian itu menyebabkan enam penumpang tewas dan dua orang lainnya selamat.

Informasi yang dihimpun, kecelakaan terjadi saat mobil hendak mengantarkan pengantin dari Bontoramba ke Kabupaten Bone.

Tiba di lokasi tepatnya di Jalan Poros Sinjai-Bulukumba Km 25-26, Dusun Jatie, Sinjai, mobil bernomor polisi DD 1452 GJ itu terjun ke jurang setelah melewati pembatas jalan.

"Memang terjadi kecelakaan, dan kami di lokasi sementara mengangkut mobilnya," ujar Kasat Lantas Sinjai AKP Rahim saat dihubungi, Sabtu.

Kepala Puskesmas Samaenre Sinjai A Wahyu Adliah Dachlan mengatakan, seluruh korban dilarikan ke Puskesmas Samaenre.

"Ada delapan orang yang masuk ke IGD Puskesmas Samaenre, enam meninggal dan dua selamat. Yang dua ini masih mendapat perawatan medis," ujar Wahyu saat dihubungi.

Salah satu warga Desa Samaturue, Andi mengatakan, di lokasi kejadian memang sering terjadi kecelakan yang meibatkan roda dua atau pun roda empat.

"Tempat itu memang sering terjadi laka lantas. Jalanan di sana penurunan, tikungan sangat tajam ditambah penerangan tempat itu kurang," katanya.

Ia meminta pemerintah segera bertindak agar tidak ada lagi korban yang berjatuhan.

"Pemerintah harus segera sigap mengambil tindakan. Lampu penerangan pada tempat itu sangat dibutuhkan karena rata-rata kecelakaan terjadi pada malam hari," ucap dia.

Enam orang penumpang meninggal dunia di lokasi kejadian

Mobil kecelakaan tersebut ditumpangi delapan orang, termasuk sopirnya.

Dari delapan tersebut, enam orang diantaranya tewas dan dua orang selamat.

Korban yang tewas yakni Sampara Subu (55), Ali Sadikin (50) Badiheng (70), Indah Sari (65 ) Jamila (59) dan Hanafi (59).Sementara dua korban selamat yakni sopir Kaimuddin (75) dan M Tahir (59). Keduanya mengalami luka ringan.