Istri Masih Terngiang, Pesan Suami Sebelum Meninggal Padahal Baru 4 Hari Nikah: Mau Cari Pria Lain?

Melansir Mstar pada Jumat 10 Desember 2021, kisah pilu ini dibagikan oleh Norainsya Mohd Suhaimi.

Siapa sangka pernikahan yang baru dibinanya dalam hitungan hari harus berakhir.

Takdir Allah, ajal memisahkan keduanya karena sang suami meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan.

Bahkan kepergiannya cukup mendadak, hanya empat hari setelah Norainsya sah menjadi istri Wan Ahmad Haziq (25).

Sang suami meninggal dunia pada 29 November 2021 lalu.

Wanita yang akrab disapa Ainsya itu mengatakan, saat kejadian, suami dan dirinya dalam perjalanan dari rumah nenek di Bachok, Kelantan, Malaysia.

Mereka menuju rumah orangtuanya yang berada di Jeli.

"Dalam perjalanan semuanya okay, suami tidak mengantuk dan saya pun sadar."

"Namun semuanya terjadi begitu cepat."

"Saat sadar sudah bertabrakan dengan kendaraan lain," cerita Ainsya.

Ia kemudian melihat kondisi suami dan mencoba membangunkannya.

"Setelah kejadian itu saya masih sadar."

"Saya lihat suami dan tak tahu mau berbuat apa karena sangat terkejut."

"Saya coba membangunkan dia tapi tidak merespon."

"Kemudian orang datang menolong kami," lanjutnya.

Ainsya mencoba kuat dan menghubungi orangtua dan keluarga suami.

"Setelah keluar dari mobil, saya mencoba kuatkan diri menghubungi orangtua dan mertua untuk memberi tahu apa yang sedang terjadi."

"Sambil menunggu ambulans datang, saya hanya mampu memanggil 'abang' berkali-kali," ujarnya.

Ainsya hanya berpikir, ingin sang suami selamat setelah kecelakaan yang menimpa mereka itu.

"Saya tak memikirkan apapun... yang terlintas di kepala, saya ingin dia selamat."

"Saya berharap dia tidak mengalami cedera yang parah tapi sudah ajalnya," cerita Ainsya.

Lebih lanjut, wanita 22 tahun itu menceritakan penyebab suaminya meninggal.

Akibat kecelakaan tersebut, sang suami mengalami luka di organ bagian dalam dan juga tulang rusuk patah.

Sementara itu, Ainsya mengalami luka di bagian wajah dan tulang pipinya retak dan luka luar lainnya.

"Dokter menyatakan dia meninggal dunia di rumah sakit, gelap dan kosong dunia ini. Kami baru menikah," ujarnya.

Dalam keadaan sakit, ia meminta kepada dokter untuk ikut pulang menemani jenazah.

"Dalam keadaan sakit, saya minta kepada dokter untuk ikut pulang dan menemani jenazah."

"Dokter mengizinkan karena luka saya agak ringan," jelas Ainsya.

Kemudian jenazah sang suami dimakamkan dan Ainsya kembali merasakan sakit dan langsung dilarikan ke rumah sakit.

"Namun setelah jenazah dikebumikan, saya merasakan sakit dan dilarikan ke rumah sakit sebelumnya karena ada luka pada limpa."

"Saya dirawat selama empat malam," ujarnya.

Lebih dari seminggu berlalu, ia mengaku masih bersedih karena semuanya berjalan begitu cepat.

Namun ia ridho dengan ketentuan Allah.

Kemudian dua hari sebelum meninggal, mendiang tanyakan sesuatu kepadanya.

"Bila diingat kembali, mendiang sebenarnya menunjukkan sedikit firasat sebelum meninggal dunia."

"Dua hari sebelum kejadian, mendiang tanya kepada saya, kalau dia tidak ada, saya cari lelaki lain tidak? Tiba-tiba saja dia tanya," cerita Ainsya.

Kemudian Ainsya menanyakan kenapa sang suami bertanya terkait hal itu kepadanya.

Sang suami kemudian mengatakan, lanjutnya, ia hanya ingin tahu isi hari sang istri.

"Dia terlalu baik dan istimewa di mata saya, pandai ambil hati orangtua, taat kepada orang tua. Saya harap saya bertemu dia di syurga nanti," ungkap Ainsya.