Kisah Mahasiswi Cantik ini Angkut Ratusan Semen Untuk Biayai Hidup Keluarga dan Kuliah

Mahasiswi ini mencuri perhatian karena pekerjaannya tak biasa dilakukan seorang perempuan. Wanita asal Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, memilih pekerjaan sampingan sebagai buruh angkut semen. G

adis bernama Nur Aini itu harus melakukannya untuk membantu perekonomian keluarga dan membayar biaya kuliahnya.

Nur berdomisili di Desa Pincara, Kecamatan Patampanua. Dia telah melakukan pekerjaan ini sejak dirinya duduk di bangku kelas 3 SMP.

Meski pekerjaannya ini tak seperti yang dilakukan oleh kawan-kawan perempuan sebayanya, dia tidak merasa malu. Pasalnya, penghasilan yang dia dapatkan dari pekerjaan ini juga untuk membayar sekolah adik-adiknya.

Sehari-hari, Nur mampu mengangkat ratusan sak semen dalam sehari. Dia harus giat untuk mendapatkan bayaran yang lebih besar.

Upah dari pekerjaan ini memang tak sebanding dengan bebannya. Dia hanya dibayar Rp600 untuk satu sak semen yang dia angkat.

Saat bekerja, Nur berangkat bersama keluarganya. Masdar, ayah sang gadis juga telah lama menjadi buruh angkut semen. Dia tak melarang putrinya untuk melakukan pekerjaan ini.