Apakah Roh Orang Meninggal Bisa Mendengar Ucapan Orang yang Masih Hidup? Begini Penjelasan Buya Yahya

Semua orang pasti akan meninggal dunia, dan setelah itu jasad akan dikuburkan dan roh akan menuju ke alam barjah.

Dalam Islam sendiri dianjurkan untuk mendoakan orang yang sudah meninggal, apalagi jika itu adalah orangtua atau keluarga.

Namun, bayak yang mempertanyakan apakah roh bisa mendengar percakapan atau ucapan yang disampaikan oleh orang yang masih hidup.

Meski ada dua pendapat, namun Buya Yahya dengan tegas meyakini bahwa roh bisa mendengar ucapan orang yang masih hidup.

"Masalah orang meninggal bisa mendengar percakapan orang yang masih hidup ini hampir disepakati, memang ada perbedaan," kata Buya Yahya seperti dikutip DeskJabar.com dari kanal YouTube Al-Bahjah TV pada video berjudul ‘Benarkah Arwah Bisa Mendengar Percakapan Orang Hidup?’

"Sebagian mengatakan tidak mendengar, tapi Nabi pernah menyeru saat perang badar kepada pasukannya yang meninggal disebutkan namanya satu persatu," tambahnya.

Bukti lainnya adalah, sunnah mengucap salam kepada ahli kubur saat memasuki area pemakaman atau sedang ziarah.

"Kita disunnahkan kalau ziarah kubur mengucapkan salam, berarti mengisyaratkan bahwasannya mereka mendengar salam kita," kata Buya Yahya.

Bahkan Buya Yahya juga mengatakan telah banyak hadist sahih yang menjelaskan mengenai roh orang meninggal yang bisa mendengar ucapan orang yang masih bernyawa.

"Orang meninggal dunia mendengar omongan, bahkan dalam hadist juga waktu ada orang mau kubur dia akan mendengar terompah kaki berjalannya, dia mendengar semuanya," katanya.

Orang yang masih hidup dengan roh orang meninggal akan berada di tempat yang berbeda. Ketika seseorang meninggal dunia, jasadnya akan dikuburkan sementara roh nya menuju alam barzah.

"Alam barzah itu beda dengan alam dunia, sampai Imam Malik mengatakan mereka itu punya roh mutlak tidak terikat materi," kata Buya Yahya.

Berdasarkan hadist, Buya Yahya mengatakan bahwa orang yang telah meninggal bukan hanya bisa mendegar ucapan dari orang yang masih hidup, tetapi juga bisa melihat secara luas.

"Artinya bisa melihat dengan cara undang-undang di alam barjah, bisa melihat Amerika, Jepang dan sebagainya dalam waktu sesaat," katanya.

"Cuma cara pandangnya bukan cara pandang syahwat," tambahnya.

Berdasarkan kesimpulan di atas, Buya Yahya meyakini bahwasannya roh bisa mendengar dan juga melihat orang yang masih hidup.***