Cara Pengobatan dan Mengatasi Omicron di Rumah, Ternyata Gampang dan Sering Dilakukan, Ini Tips nya

Omicron varian Corona virus sangat cepat menyebar, di Indonesia sendiri telah terjadi lonjakan kasus Omicron.

Nah bila anda atau saudara dan tetangga mengalami gejala Omicron, maka harus mengetahui pengobatan Omicron, salah satunya cara sederhana pengobatan Omicron di rumah.

Memang untuk pengobatan Omicron di rumah tidak semua gejala, hanya untuk gejala ringan saja bisa dilakukan di rumah.

Dilansir dari MedicalNewsToday, menginformasikan tentang pengobatan Omicron di rumah dengan gejala ringan.

Jadi sebenarnya apa yang harus dilakukan bila anda, anak anda, tetangga atau saudar aanda terinfeksi varian Omicron.

Dan bila gejala ringan cukup dilakukan pengobatan Omicron tersebut di rumah sehingga tidak memerlukan perawatan di rumah sakit.

Dr. David M. Cutle seperti dikutip dari MedicalNewsToday menyebutkan tidak ada obat rumahan non-resep khusus untuk mencegah atau mengobati Omicron.

Obat terbaik serupa dengan yang mungkin Anda gunakan untuk mengobati gejala flu ringan atau pilek.

Jadi pengobatan yang direkomendasikan diarahkan pada gejalanya. Namun secara umum pengobatan Omicron di rumah dengan cara istirahat.

Selanjutnya tetap menjaga jangan sampai dehidrasi dengan meminum air putih 6 sampai 8 gelas satu hari dan mengkonsumsi makanan yang bergizi baik.

Selanjutnya untuk obat obatan bisa mengkonsumsi asetaminofen atau ibuprofen untuk meredakan sakit kepala, nyeri tubuh, atau demam.

Lalu anda juga harus menghindari pengobatan yang belum terbukti seperti hydroxychloroquine, ivermectin, zinc, dan vitamin D, yang tidak memiliki nilai yang diketahui dan dapat menyebabkan efek samping.

Tips untuk pencegahan

Dalam kesempatan itu Dr. Cutler juga memberikan tips untuk melakukan pencegahan terhadap Omicron.

Menurutnya, seperti yang dikatakan, mencegah lebih baik daripada mengobati, jadi mengambil tindakan untuk melindungi diri kita dan orang yang kita cintai agar tidak terinfeksi Omicron atau varian SARS-CoV-2 lainnya adalah pendekatan terbaik.

Metode terbaik untuk mencegah infeksi dengan varian SARS-CoV-2 adalah pendekatan berbagai teknik.

Sebenarnya tidak ada satu tekni perlindungan yang 100% efektif. Namun seperti yang disarankan selama ini itulah yang menjadi salah satu perlindungan, yaitu:

Melakukan vaksin, memakai masker, menjaga jarak, ventilasi, dan menghindari orang yang sakit atau tidak divaksinasi semuanya penting dan efektif untuk mencegah Anda terkena infeksi.

Dan mengisolasi ketika Anda terinfeksi sangat penting untuk mencegah Anda menyebarkan ke orang lain.”

Gejala virus Omicron pada remaja dan orang dewasa hampir sama ada sebanyak sebelas gejala yang biasa dirasakan bagi orang yang terserang virus Omicron.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) mencantumkan kemungkinan gejala corona virus salah satunya varian Omicron adalah.

1. demam atau kedinginan

2. batuk

3. sesak napas atau kesulitan bernapas

4. kelelahan

5. nyeri otot atau tubuh

6. sakit kepala

7. kehilangan rasa atau bau baru

8. sakit tenggorokan

9. hidung tersumbat atau pilek

10. mual atau muntah

11. diare

Namun berdasarkan analisis awal menunjukkan bahwa gejala yang paling sering dilaporkan pada kedua bulan tersebut sebagian besar sama:

1. pilek

2. sakit kepala

3. kelelahan

4. bersin

5. sakit tenggorokan.

Itulah gejala dan cara pengobatan Omicron di rumah dan juga tips pencegahan untuk tidak terkena Omicron.***