Kisah Sedih Ibu Dibohongi Anaknya: Mengaku Kerja di OJK, padahal Pinjol Ilegal

Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Fadil Imran, mengaku terenyuh ketika berdiskusi dengan penyidik yang turun langsung mengungkap kasus praktik pinjaman online (pinjol) ilegal. Ada cerita sedih yang melibatkan ibu dan anak dalam penggerebekan kantor pinjol ilegal, Rabu (26/1/2022) malam WIB.

Ada 98 karyawan dan satu manajer yang sempat diamankan saat menggerebek Ruko Palladium Blok G7, di Jalan Pulau Maju Bersama, PIK, Jakarta Utara.  Diceritakan Fadil, ada satu karyawan dihampiri oleh ibunya saat penggerebekan terjadi.

Menurut Fadil, sang ibu tidak mengetahui anaknya kerja di perusahaan pinjol ilegal. Sang anak selama membohongi ibunya dengan mengaku bekerja di Otoritas Jasa Keuangan atau OJK.

“Kasih seorang ibulah yang membawanya ke sini, menghampiri anaknya,” kata Fadil, seperti dikutip dari Instagram @kapoldametrojaya, Minggu (30/1/2022)

“Sang anak selalu menyakinkan ibunya kantor barunya tersebut adalah “OJK”. Mendengar jawaban anaknya, sang ibu berusaha percaya,” ucap Fadil.

Ibunya pun terkejut ketika melihat langsung tempat kerja anaknya digerebek oleh pihak kepolisian. “Sore kemarin dengan mata kepala sendiri, ia melihat kantor tempat anaknya bekerja. Sirnalah harapan di depan mata,” ucap Fadil.

Walaupun dibohongi, kata Fadil, ibu dari karyawan tak memendam rasa kekesalan. Bahkan, sang ibu tetap memperhatikan kondisi kesehatan anak yang tengah didata dan dimintai keterangan oleh pihak kepolisian karena keterlibatan di perusahaan pinjol ilegal.

“Sekecewa apa pun dengan anaknya, sang ibu tetap menanyakan anaknya ‘apakah sudah minum obat?’ Apakah sudah makan nak?’ Dengan sesak tangis tak terbendung dan berakhir ketika sang anak meminta ibu untuk pulang ke rumah sampai proses pendataan selesai. Dengan berat hati sang ibu meninggalkan TKP sambil menangis,” katanya sambil menceritakan.

Firasat Ibu

Fadil menuturkan, ibu memang mengetahui anak sedang dalam kondisi kurang sehat saat hari penggerebekan terjadi. Sebetulnya Sang Ibu pun sudah melarang anak bekerja. Tapi, anaknya beralasan sudah akhir bulan sehingga perlu ke kantor. “Firasatnya benar, ujar Fadil.

Mendengar cerita itu, Fadil mengatakan kasus pinjaman online ilegal tidak bisa dipandang sebelah mata. Ada sisi lain di balik karyawan pinjol ilegal. Menurutnya, bagaikan lingkaran setan yang menjerat pelaku maupun korban.

“Manusia dipaksa menjadi serigala bagi sesamanya, ini adalah kejahatan berat. Mari kita saling mengingatkan, evaluasi diri, saling menjaga, saling membantu dan memutus lingkaran setan ini,”