Ngumpet di Kamar Pacar, Pemuda Ini Murka Dengar Suara Pria di Ranjang, Tertangkap Basah Ayah Korban

Seorang pria diam-diam masuk ke dalam kamar pacarnya yang bertempat di Desa Pocangan, Kecamatan Sukowono.

Pria bernama Salim Yuda Prawira asal Situbondo itu sembunyi di dalam kamar tersebut.

Selama kurang lebih tiga jam, pemuda bertubuh kekar itu dengan sabar menanti kehadiran kekasih tercintanya, Wahyu Nurmadhani.

Sembari menunggu, Salim Yuda Prawira pun terus memegangi kamera ponselnya.

Bak sudah curiga dengan tingkah kekasihnya, pria yang bekerja sebagai asisten perawat itu ingin membuktikan firasatnya.

Tak sadar ada sosok tak asing di kamarnya, wanita berusia 21 tahun itu melakukan aktivitasnya seperti biasa.

Sedang bersantai, wanita yang karib disapa Ayu itu pun menerima panggilan video call.

Dengan semringah, Ayu pun berbincang dengan seseorang di atas kasur sambil menerima panggilan telepon.

Mendengar sang kekasih asyik bercengkerama dengan seseorang, amarah Salim Yuda Prawira memuncak.

Terlebih saat ia tahu bahwa orang yang bermesraan dengan sang kekasih adalah seorang pria.

Rupa-rupanya, Salim kadung menyimpan kekesalan terhadap Ayu.

Pasalnya, ia tak terima diputuskan secara sepihak oleh kekasihnya.

Rela menempuh perjalanan dari Situbondo ke Jember, Salim langsung melayangkan tindakan nekat.

Saat mendengar kekasihnya video call-an dengan pria lain, Salim langsung membunuh Ayu.

Perbuatan keji itu dilakukan Salim dengan cara keji.

Salim mencekik dan menyumpal mulut kekasihnya itu dengan celana dalam.

Akibat perbuatan Salim, nyawa Ayu pun tak tertolong.

Tertangkap Basah

Sadar kekasihnya telah meninggal dunia, Salim kembali bersembunyi.

Namun, tak berselang lama, keberadaan Salim langsung diketahui ayah korban.

Ayah Ayu langsung menangkap basah Salim dan membawanya ke Polsek Sukowono Kabupaten Jember.

Pihak kepolisian lantas bertindak atas perbuatan yang dilakukan Salim pada Kamis (13/1/2022) malam itu.

Pemuda asal Kecamatan Jangkar itu segera menjalani pemeriksaan secara intensif.

Kapolsek Sukowono, AKP I Putu Adi mengatakan bahwa motif pembunuhan adalah cemburu.

Polisi menyita sejumlah barang bukti, di antaranya pakaian korban, kasur, pakaian dalam dan bantal korban.

Pembunuhan Berencana

Kasus pembunuhan yang dilakukan Salim menemui fakta baru.

Dilansir TribunnewsBogor.com dari Surya.co.id (grup Tribunnews), Salim kini dikenakan sangkaan pembunuhan berencana.

Indikasi pembunuhan berencana itu bersandar pada bukti video yang sempat direkam Salim.

Ternyata Salim mengabadikan momennya saat membunuh Ayu.

Hal itulah yang membuat Salim terancam hukuman mati atau hukuman seumur hidup.

Dari pemeriksaan lanjutan, polisi menemukan, ada unsur pembunuhan berencana terhadap Wahyu Nurmadhani.

“Ada perkembangan baru dalam kasus pembunuhan di Kecamatan Sukowono. Kami menemukan unsur pembunuhan berencana oleh tersangka kepada korban,” ujar Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Jember AKP Komang Yogi Arya Wiguna dikutip pada Sabtu (5/2/2022).

Dalam kesaksian terbarunya, Salim mengaku telah merekam semua adegan pembunuhannya terhadap Ayu.

Akibat pengakuannya itu, Salim disinyalir sempat membuat perencanaan sebelum menghabisi nyawa sang kekasih.

“Karenanya, kami menambahkan pasal tentang pembunuhan berencana, dengan ancaman hukuman mati,” kata AKP Komang Yogi Arya Wiguna.